Seberapa Besarkah Fungsi Gudang Dalam Bidang Produksi?

Bicara soal produksi, tentu tak lepas dari yang namanya gudang. Ya, bisa dibilang gudang merupakan serangkaian aktifitas logistik untuk menyuplai kebutuhan barang akan pasar.

Gudang bukan hanya sebatas tempat penyimpanan belaka. Beragam proses pun bisa dilakukan di dalamnya. Tiap-tiap proses gudang tersebut tentu berperan penting dalam kegunaan gudang.

Lantas apa sajakah fungsi gudang dalam bidang produksi sebelum dipasarkan? Silahkan baca ulasannya berikut ini.

Kegunaan atau Fungsi Gudang

1. Inbound Consolidation

Kontraktor Gudang Umum

Pada tahap ini, barang-barang terlebih dahulu akan diolah lalu dikonsolidasikan di dalam gudang. Sebelum akhirnya barang tersebut masuk pada tahap produksi.

2. Outbound Consolidation

Kontraktor Gudang Pengontrol Kelembaban

Berbeda halnya dengan inbound consolidation, pada outbound consolidation sekumpulan barang disimpan pada lokasi berbeda. Kemudian dikonsolidasikan sebelum akhirnya dikirim kepada pihak pelanggan.

3. Product Mixing / Goods In Process

konstruksi gudang dan pabrik

Barang-barang dari sekumpulan pabrik yang berbeda kemudian dirakit di dalam gudang. Jika proses perakitan telah selesai, maka barang yang sudah jadi siap untuk dipasarkan.

4. Break Bulk / Outbound Dispertion

Barang yang sudah jadi dari pabrik kemudian disimpan ke dalam gudang untuk dibagi menjadi beberapa bagian sehingga volumenya menjadi lebih kecil.  Jika proses sudah selesai, selanjutnya barang akan didistribusikan kepada para pelanggan maupun pasar.

Tak dapat dipungkiri jika dari proses ke proses yang berjalan di dalam gudang terkadang memerlukan konstruksi khusus agar setiap permintaan pasar dapat ditangani dengan segera.

Oleh karena itu, setidaknya dibutuhkan jasa kontraktor gudang yang benar-benar berpengalaman dan ahli di bidangnya.

Related Posts